Timnas Irak Punya Peluang Emas Lolos ke Piala Dunia 2026, Tantangan Berat Menanti di Grup Neraka!
News Buroko- Timnas Irak resmi tergabung dalam Grup B putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, bersama dua rival berat: Arab Saudi dan Timnas Indonesia. Hasil undian yang digelar AFC pada 17 Juli lalu menempatkan “Lions of Mesopotamia” dalam grup yang penuh persaingan sengit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4948866/original/033807900_1726820530-000_36FZ29W.jpg)
Meski lolos ke babak ini sebagai tim peringkat ketiga di putaran ketiga—di bawah Korea Selatan dan Yordania—Irak tetap dianggap sebagai kuda hitam yang berpotensi menciptakan kejutan. Namun, jalan menuju Piala Dunia 2026 tidak akan mudah. Pelatih Graham Arnold dituntut untuk segera membenahi skuad dan menyiapkan strategi matang, mengingat waktu persiapan yang tersisa hanya sekitar dua bulan.
Grup B: Medan Pertempuran Sengit untuk Tiket Piala Dunia
Grup B kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dijuluki “grup neraka” karena mempertemukan tiga tim dengan karakter berbeda:
-
Arab Saudi – Tim berpengalaman yang kerap tampil di Piala Dunia dan baru saja menunjukkan kekuatannya di Piala Asia 2023.
-
Timnas Indonesia – Kekuatan baru Asia yang sedang naik daun, dengan pemain muda berbakat dan semangat tinggi.
-
Timnas Irak – Tim penuh tekad yang ingin kembali ke Piala Dunia setelah terakhir kali tampil pada 1986 di Meksiko.
Mantan pelatih Timnas Irak, Akram Salman, memberikan peringatan keras: “Irak harus serius mempersiapkan diri jika ingin lolos!” Menurutnya, asosiasi sepak bola Irak dan pelatih Graham Arnold belum menunjukkan kesiapan maksimal, sementara rival seperti Arab Saudi dan Indonesia sudah memulai persiapan intensif.
Graham Arnold Diburu Waktu, Pemain Belum Berkumpul
Salah satu masalah utama adalah keterlambatan persiapan. Graham Arnold bahkan belum bisa mengumpulkan pemain inti, sementara kompetisi domestik Irak baru dimulai pada September. Berbeda dengan Arab Saudi yang sudah menjalani laga uji coba, atau Indonesia yang terus mematangkan taktik.
“Jika ingin lolos, semua pihak harus fokus. Tidak ada lagi waktu untuk hal-hal tidak penting,” tegas Salman dalam wawancara dengan Winwin.
Ia juga mengkritik rencana Piala Super Irak yang justru mengganggu persiapan timnas. “Banyak klub ingin mundur, pemain belum bermain kompetitif, ini situasi yang mengkhawatirkan,” tambahnya.
Jadwal Sengit yang Awalnya Menentukan
Timnas Irak akan menghadapi dua laga krusial pada Oktober 2025:
-
12 Oktober 2025: Irak vs Timnas Indonesia (Laga wajib menang!)
-
15 Oktober 2025: Arab Saudi vs Irak (Pertarungan sengit melawan juara grup potensial)
Sementara itu, Indonesia akan lebih dulu berjibaku melawan Arab Saudi pada 9 Oktober 2025. Hasil laga ini bisa memengaruhi mental kedua tim sebelum berhadapan dengan Irak.
Mampukah Irak Kembali ke Piala Dunia Setelah 40 Tahun?
Terakhir kali Irak tampil di Piala Dunia adalah 38 tahun lalu. Kini, dengan bimbingan Graham Arnold, mereka berpeluang mencatat sejarah. Namun, tantangannya sangat berat:
✔ Arab Saudi – Tim solid dengan pengalaman internasional.
✔ Indonesia – Tim muda penuh kejutan yang sedang percaya diri.
✔ Kurangnya waktu persiapan – Masalah utama yang harus segera diatasi.
“Saya yakin, dengan persiapan yang tepat, Irak bisa lolos!” Akram Salman tetap optimistis.







